["Bola mata cumi-cumi memang mudah lepas saat terpotong," kata Bracken-Grissom lewat email, meski begitu ia menambahkan bahwa "sangat jarang terjadi bola mata cumi-cumi terdampar di pantai Florida."]
Pakar yang lain lebih cenderung memilih ikan sebagai penjelasan.
["Saya tak pernah melihat cumi-cumi dengan mata biru, tapi saya bukan ahlinya, Tebakan saya adalah vertebrata, karena irisnya tak sepenuhnya terbuka, tapi masih tetap sangat bulat."] kata Trevor Wardill, salah satu peneliti di Laboratorium Biologi Laut di Woods Hole, Mass. Sementara cumi-cumi memiliki iris yang berbentuk "w" saat tak sepenuhnya terbuka.
"Tak biasanya Anda menemukan mata hewan tiba-tiba mengambang," kata ahli biologi Sönke Johnsen dari Duke University. Johnsen hati-hati menyimpulkan berdasarkan bukti foto tersebut, namun ia mengatakan, "Saya cukup yakin ini adalah mata ikan pedang besar atau ikan marlin."
"Mereka benar-benar bisa sangat besar, tapi orang-orang tidak menyadari mata mereka karena sebagian besar ada di dalam kepala," katanya. (Mata cumi-cumi juga bisa menjadi sangat besar, para ilmuwan menemukan cumi-cumi raksasa dengan mata sebesar bola baseball, ini adalah cara mereka melihat predator seperti paus sperma di rumah mereka yang redup di bawah laut.)
Komisi Konservasi Ikan dan Satwa Liar Florida menyebar foto mata besar tersebut setelah ditemukan seorang pria di Pantai Pompano. "Staf kami di South Florida menemukannya dan menaruhnya di es. Mata ini akan dikirim untuk diidentifikasi," kata Komisi tersebut lewat status Facebooknya. Sampai Jumat pagi, juru bicara komisi tersebut, Carli Segelson mengatakan pada LiveScience bahwa mereka belum mendapat informasi baru soal mata itu.
0 comments:
Post a Comment
Note: only a member of this blog may post a comment.