Searching...

Popular Posts

Wednesday, 17 October 2012

7 Tempat Angker yang Ada di Indonesia

05:00

Segala sesuatu yang gaib dan hal yang tak bisa diuraikan dengan logika memang selalu mengundang rasa penasaran. Masyarakat Indonesia termasuk salah satu masyarakat yang mempercayai hal-hal mistis. Tidak sedikit cerita-cerita maupun tempat-tempat angker yang ada di Indonesia. Berikut adalah uraian tempat-tempat yang terkenal angker di Indonesia:



1. Goa Jepang di Lembang Bandung



Di Bandung bagian utara daerah Dago Pakar, terdapat Goa Jepang yang pernah dibangun sebagai benteng pertahanan militer, gudang amunisi, dan pos pengintai untuk mengawasi gerak-gerik musuh. Goa tersebut berada di sekitar perbukitan yang pernah digunakan Jepang tahun 1942, fungsinya untuk mencegat, merebut, dan menguasai jalur distribusi pangan Kolonial Belanda dari Bandung Selatan. Goa ini juga digunakan sebagai pos militer, pertahanan serta untuk menyergap musuh yang melintasi sekitar jalan utama Soreang. Berdasarkan pengalaman para saksi mata, di dalam goa ini sering terdengar suara jeritan, rintihan serta penampakan wujud orang-orang yang dulunya di siksa dan di penjarakan di goa yang lembab dan pengap ini, meski banyak terdapat lubang ventilasi udara.


2. Mobil Manggarai



Cerita 'kereta hantu' di jalur Jakarta-Bogor sebenarnya sudah tidak asing lagi bagi mereka yang biasa naik mobil Rel listrik (KRL). Memang banyak yang mengalami kejadian naik 'kereta hantu', tapi sulit dibuktikan. Bagi yang pernah mengalami, sudah pasti mereka jera naik KRL di waktu malam hari. Pada mobil hantu, si penumpang setelah turun tiba-tiba KRL lenyap, dan kejadiannya sudah pasti di luar jadwal kereta, seperti pada larut malam, saat KRL sudah tidak beroperasi lagi. Namun kejadian terakhir ini justru mobilnya ada secara fisik dan bisa dilihat mata oleh siapa pun.


KRL yang secara misterius berjalan sendiri tanpa masinis dan penumpang dari arah Bogor sampai Stasiun Manggarai pada dini hari itu memang benar-benar terjadi, begitu yang dituturkan beberapa warga dan petugas penjaga lintasan KA. Heboh KRL misterius juga disaksikan banyak warga, salah satunya adalah Sutrisno (25) penjaga pintu lintasan kereta api di Bukit Duri, Jakarta Selatan. Dia yang waktu itu kebetulan sedang tugas malam, mendadak kaget ketika tiba-tiba sirene pintu lintasan berbunyi. "Padahal, waktu itu baru pukul 04.00 WIB. Setahu saya, jam segitu belum ada kereta yang beroperasi, "tutur Sutrisno. Belum hilang rasa herannya, tiba-tiba melintas sebuah jaringan kereta dari arah Bogor dengan kecepatan sekitar 60-80 km. "Yang saya ingat, mobil itu menarik 4 gerbong dengan kondisi nggak ada penumpang dan nggak ada masinis, serta dalam keadaan gelap," katanya.


3. Kamar 308 Hotel Samudra Beach



Kamar nomor 308 ini di tempati oleh Nyi Roro Kidul penguasa Pantai Laut Selatan, Parang Tritis. Suasana mistis terasa kental dalam ruangan ini, banyak orang banyak berkunjung untuk meminta berkah, dan bahkan ada yang hanya menghilangkan penasaran dengan berkunjung untuk melihat-lihat saja. Kamar tersebut disediakan pihak hotel sebagai tempat peristirahatan Nyi Roro Kidul, sehingga tidak disewakan sebagai kamar akomodasi seperti kamar-kamar lainnya. Meskipun tidak disewakan untuk menginap, kamar ini tertata dan terawat dengan baik untuk menyenangkan sang ratu pantai. Nuansa kamar pun diatur sedemikian rupa dengan dominasi warna hijau yang dipercaya sebagai warna favorit Nyi Roro Kidul. 

Para pengunjung hotel bisa mampir ke kamar ini dengan sejumlah persyaratan yang sudah ditentukan oleh pihak hotel. Beberapa persyaratan diantaranya harus mengucapkan salam saat masuk dan keluar kamar, tidak bisa berisik atau membuat kegaduhan, tidak bisa menyampah, tidak bisa berada di kamar selama lebih dari sejam, dan khusus wanita yang sedang haid dilarang masuk.


4. Lawang Sewu



 Lawang Sewu merupakan sebuah bangunan yang terdapat di Kota Semarang. Letaknya tepat di jantung utama kota tersebut, di salah satu sisi persimpangan Tugu Muda. Lawang Sewu di lokasi yang strategis, terbuka luas dan mudah sekali menemukannya. Tempat ini secara hukum berada di bawah kekuasaan dinas PJKA. Bangunannya tegak berdiri selama seabad lebih, dibangun oleh Bangsa Belanda yang pernah menjajah bumi Nusantara.


 Bangunan kolonial yang di bangun pada zaman Belanda ini memang terkenal, tak hanya sebagai tempat wisata, tetapi juga karena sangat horor. Aura mistis dapat dirasakan kuat di tempat ini, konon jika ingin melihat para penghuni tempat ini sebaiknya datang di atas jam 11 malam, setan penghuni lantai 3 seperti noni cantik sering menampakkan dirinya di sini.


5. Hantu Ambulance



 Berlokasi di jalan Bahureksa Kota Bandung, terdapat salah satu rumah yang terkenal angker peninggalan zaman kolonial Belanda. Konon, pernah tinggal sekeluarga Belanda disana. Sampai akhirnya sekeluarga Belanda itu mengalami kecelakaan, mereka semua meninggal. Mereka dibawa oleh ambulance dari tempat kecelakaan.


 Rumah mereka kosong untuk sementara. Tapi, besoknya ambulance itu kembali lagi ke rumah mereka tanpa ada supirnya. Pihak rumah yaitu penjaga rumah bingung bukan kepalang. Akhirnya dia memutuskan mengembalikan ambulance itu ke rumah sakit. Tetapi, malam berikutnya ambulance itu kembali lagi dan tanpa supir. Kejadian itu terus berulang-ulang sampai akhirnya diputuskan ambulance itu tidak pernah dikembalikan lagi. Sampai sekarang masih ada di halaman depan rumah itu. Semenjak ambulance tersebut disimpan di Jl. Bahureksa, mesin mobil sering tiba-tiba menyala sendiri. Karena mengganggu para tetangga, kemudian diputuskan mesin mobil tersebut diangkat. Namun walau tidak ada mesinnya lagi, para tetangga masih sering mendengar suara mesin mobil ambulance ini.


6. Jembatan Ancol



 Pada 1995, seorang pelukis di Ancol didatangi seorang perempuan yang minta dilukis. Ketika pelukis baru menggambar setengah bagian tubuhnya, perempuan itu menghilang. Warga percaya bahwa perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol. Mitos ini sudah dimulai puluhan tahun sebelumnya. Di tahun 60-an ketika daerah Ancol masih berupa empang-empang, seorang pendayung perahu pernah bertemu dengan Si Manis. Perempuan itu naik perahu malam-malam dan membayar pendayung tersebut dengan daun. Keterangan ini didapat dari Kostan Simatupang (65), seorang fotografer keliling di Ancol, teman dari pendayung perahu tadi.


7. Terowongan Casablanca



 Dibangun di atas tanah pekuburan, terowongan Casablanca terbilang angker. Menurut beberapa warga Casablanca, ketika pembongkaran kuburan tersebut, ada 1 jenazah yang masih utuh. Dari terowongan Casablanca sampai kira-kira radius 40 meter sesudahnya, banyak terjadi kecelakaan yang penyebabnya tidak masuk akal. Biasanya karena pengendara motor atau mobil melihat sesosok perempuan tiba-tiba menyeberang di hadapan kendaraannya, sehingga pengemudi kendaraan tiba-tiba banting setir dan menabrak pembatas jalan. Menurut warga, ada baiknya ketika melewati terowongan ini, pengemudi kendaraan membunyikan klakson untuk "menyapa" penghuni terowongan. Akhir tahun 90-an, seorang laki-laki separuh baya ada yang menggantung diri dengan spanduk di sini. Jadilah tempat ini semakin angker.

0 comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.