Mbah Ahmad Anshori (Penemu Asmak Malaikat)
Sekilas Sejarah Asmak Malaikat
Hamba Tuhan yang mendapatkan anugerah sebagai penyampai Asmak Malaikat adalah Mbah Ahmad Anshori yang lahir di Jepara pada tahun 1931. Awalnya beliau tidak menyangka dan tidak berharap bisa bertemu dengan roh Sunan Muria yang membimbingnya menguasai Asmak Malaikat. Karena maksud meditasi-nya di Gunung Muria hanya untuk menenangkan batin. Beliau berpuasa setiap hari, beribadah, dan banyak menyebut Nama Tuhan setiap saat. Beliau hanya ingin melepaskan emosi-emosi negatif yang timbul akibat masalah kehidupan yang selalu membuatnya tidak bahagia.
Awalnya Mbah Anshori berniat melakukan meditasi di dekat Makam Sunan Muria, tetapi karena banyaknya peziarah, maka meditasinya terasa kurang tenang. Akhirnya beliau memutuskan untuk melakukan meditasi di dekat makam Raden Gadung Sorso Kusumo yang merupakan Paman Sunan Muria. Letak makam Raden Gadung sekiatar 500 meter dari makam Sunan Muria.
Singkatnya, setelah sekitar dua tahun Mbah Anshori melakukan meditasi, pada suatu malam di tahun 1978, beliau ditemui seseorang yang memperkenalkan diri sebagai Pangeran Gadung Sosro Kusumo dan menawarkan untuk mempertemukan Mbah Anshori dengan Sunan Muria. Mbah Anshori menegaskan bahwa saat itu beliau tidak bermimpi. Beliau sadar sepenuhnya ketika berjalan mengikuti Pageran Gadung dari makam Pangeran Gadung menuju makam Sunan Muria. Bahkan dia juga bisa mendengar suara langkah kaki Raden Gadung, menandakan perwujudan Roh Raden Gadung adalah asli, bukan penjelmaan dari jin.
Selanjutnya, Mbah Ansori dipertemukan pada Sunan Muria. Pada pertemuan awal itu, tidak banyak yang disampaikan Sunan Muria kepada Mbah Anshori. Sunan Muria hanya berpesan jika Mbah Anshori hendak menemuinya, ucapkan salam saja dari jarak jauh dengan suara lirih.
Mbah Anshori pun kembali ke makam Pageran Gadung guna meneruskan meditasinya. Hingga suatu saat ada petunjuk untuk ziarah ke makam Sunan Muria lagi. Maka, beliau ingat pesan Kanjeng Sunan agar mengucapkan salam dari kejauhan. Yang kemudian terjadi, Sunan Muria menjawab salamnya. Kemudian beliau melihat dan berdialog dengan roh Sunan Muria. Pada kesempatan kedua itu, Kanjeng Sunan Muria mengajarkan Mbah Anshori tentang Asmak Malaikat Tingkat 1.
Sunan Muria
“ASMAK MALAIKAT TINGKAT 1″
-doanya:
ashadu alla ilaha ilallah wa ashadu anna muhammadrosulullah sale tangi pumo ono gawe.
-CARA MENGAMALKAN:
-hadiah al-fatihah disampaykan kepada,
-sunan muria.
-mbah ahmmad ansori.
-paramalaikat dan para guru asmak malaikat.
Amalanya di baca 41x/82x/122x,selama 7 hari berturut-turut sehabis
shalat isya,ketika membaca amalanya mata harus terpejam dan tenangkan
pikiran, untuk jumblah bacan nya terserah anda yg mana yg anda mau
pilih diantara ke tiga bagian itu, 41x/82x/122x, yg pasti si yg lebih
besar jumblahnya, lebih besar juga kekuatanya. Setelah selesay
mengamalkan selama 7 hari berturut-turut anda amalkan juga setiap
bulanya/setiap minggunya/setiap hari juga ngga apa-apa klo anda mau.
-KEGUNAAN:
sama seperti asmak malaikat versi sunda yg pernah di sheer di sini,
bedanya cuma gapake puasa-puasaan segala. Jika anda penasaran apakah
asmak malaikat sudah merasuk atau belum, anda boleh mencobanya dengan
ditusuk pake jarum,ingat jangan pake piso dulu atau karter, masalahnya
ilmu ini bertahap dan ga bisa langsung berhasil dalam sekali
percobaan, tapi ingat jangan sering-sering untuk mencobanya ntar
khodamnya ngambek lagi’.
0 comments:
Post a Comment
Note: only a member of this blog may post a comment.