DI lembah Sungai Merse yang terpencil, tepatnya di Tuscany, Italia, berdiri sebuah Biara Saint Galgano yang mempunyai kisah legenda pedang yang sering dikaitkan dengan legenda pedang Excaliburnya Raja Arthur. Tetapi sebenarnya pedang itu tidak ada hubungannya dengan Raja Inggris itu.
Selain legenda pedangnya yang termahsyur, perjalanan menuju Biara Saint Galgano sangatlah indah dengan hamparan hijau wilayah pertanian yang menyejukkan mata. Ini menjadikannya tempat yang pas untuk piknik.
Biara Saint Galgano dibangun di sepanjang garis gothik klasik dengan semua konstruksi Cistercian. Awalnya kompleks ini merupakan rumah anak perempuan Saint Bernard Clairvaux di Prancis, yang kemudian diubah menjadi gereja gothik murni pertama di Tuscany. Gereja ini kemudian menjadi model untuk Katedral Sienna.
Selain keindahan biara, legenda pedang pada batu juga menjadi hal yang akan sangat menarik bagi Anda. Untuk mengetahui hal ini, Anda cukup berjalan sekitar sepuluh menit dari biara menuju bukit dimana Kapel Montesiepi berada. Di dalam kapel, Anda akan melihat relik yang paling menakjubkan dan misterius di seantero Tuscany.
Cerita pedang pada batu di Kepel Montesiepi berawal dari kisah seorang bernama Galgano Guidotti yang lahir di dekat Chiusdino pada 1148.
Setelah menghabiskan masa mudanya sebagai seorang ksatria yang berani, pada 1180 Galgano memutuskan untuk menjadi pengikut Yesus Kristus dan pensiun sebagai pertapa di dekat kota kelahirannya.
Lalu Galgano menusukkan pedangnnya ke batu karang untuk menggunakannya sebagai sebuah salib untuk doa-doanya. Satu tahun kemudian Galgano meninggal, dan pada 1185 Paus Lucius ke-3 menyatakan dia sebagai suci.
Menurut legenda, setelah kematian Galgano, orang yang tak terhitung jumlahnya telah mencoba mencuri pedang namun tidak berhasil. Di dalam kapel, Anda juga dapat melihat apa yang dikatakan sebagai mumi tangan seorang pencuri yang mencoba untuk memindahkan pedang namun kemudian tiba-tiba dibantai oleh serigala liar.
Sementara itu, pedang ini pernah dianggap palsu selama bertahun-tahun. Namun studi terbaru memeriksa logam dan gaya pedang yang semuanya konsisten dengan akhir 1100-an sampai 1200-an awal.
Saat ini, pedang dibingkai dengan layar Perspex sebagai upaya untuk melindunginya dari berbagai hal yang tidak diinginkan
Popular Posts
-
Kodok-Kodok Pintar Menyamar Ingat lagu anak-anak ini? "Ada kodok (rekotek, rekotek). Di pinggir kali (rekotek-rekotek). Mencari makan.....
-
Piramid atau piram i da adalah konstruksi bangunan yang sudah digunakan sejak lama oleh bangsa Mesir kuno maupun bangsa Maya, dig u nakan se...
-
Foto Hot: Masa Muda Yati Octavia Beredar Luas di Internet - Sejujurnya, meskipun usianya sudah tak muda lagi, sisa-sisa kecantikan di wajah...
-
Dalam dunia per-bra-an, ada dua cara mengukur berapa ukuran bra. Yaitu: 1. Ukuran lingkar badan: dengan pita pengukur, ukurlah bagian atas ...
-
Primbon Nogo Dino Menolak Pengaruh Hari Sial atau Hari Buruk Primbon Nogo dino dalam Primbon Indonesia dikenal sebagai Naga hari. Khusus ...
-
11 Film Bioskop Jadul Yang Bertemakan Mesum - Tahukah anda bahwa film-film jaman dulu sebagian besar berkonotasi yang mengarah kepada konte...
-
Artis Asia Mandarin yang Sempat Ngetop karena Main Film Dewasa xxx Beberapa dari anda mungkin tidak tahu ada artis mandarin yang sempat nge...
-
5 Artis Porno Paling Gemuk Di Dunia 5 Artis Porno Paling Gemuk Di Dunia - Artis porno rata-rata mempunyai tubuh ideal cenderung kurus. U...
-
Tengku Dewi Putri (Penyiar Soccer Fever) Tengku Dewi Putri adalah seorang model dan juga host sebuah acara disalah satu stasiun TV swasta. ...
-
Musisi Ahmad Dhani Prasetyo, melalui akun Twitter @ahmaddhaniprast menulis sebuah pernyataan kontroversial bahwa manusia pertama di muka ...
Sunday, 3 April 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment
Note: only a member of this blog may post a comment.