Pernah merasa jengkel dengan rayap, semut, dan kecoa yang diam-diam masuk ke rumah Anda lewat jendela? Ilmuwan di Cambridge University mungkin bisa mengakhiri ancaman para serangga ini dengan memberikan sesuatu di dinding rumah.
Serangga bisa melekat pada hampir semua bahan buatan dan alami berkat cairan emulsi yang dihasilkan di bagian bawah kaki mereka. Emulsi ini terdiri dari campuran minyak dan air, yang mirip dengan fla puding atau saus.
Dengan kemampuan bepergian mereka yang hebat, hama ini bertanggung jawab untuk milyaran kerusakan di rumah, ladang, dan kesehatan manusia di seluruh dunia setiap tahunnya.
Tetapi dengan lapisan penolak serangga non-toxic yang baru dan bisa bertahan lama yang didisain oleh mahasiswa doktoral Jan-Henning Dirks dan professor pembimbing Dr Christofer Clemente, serta Dr Walter Federle, mereka menyingkirkan air dari emulsi, sehingga serangga akan terpeleset dengan minyak mereka.
“Serangga akan terpeleset seperti manusia dengan kaki basah di kamar mandi,” kata Dirks.
Dirks dan koleganya sudah menyelidiki selama setahun tentang bagaimana serangga menempel di permukaan dan bisa membawa beban berat. Mereka melapisi permukaan dengan berbagai bahan untuk menguji kemampuan menempel serangga. Penemuan cairan penolak serangga ini mereka katakan adalah suatu “kebetulan”.
“Suatu hari kami melakukan kesalahan di laboratorium,” kata Dirks. “Ada kesalahan di permukaan yang kami lapisi. Daripada membuangnya, saya mengeluarkan mikroskop dan melihatnya sekali lagi. Ternyata cairan ini bisa membuat serangga terpeleset.”
Dirks mengatakan bahwa mereka sudah menguji teknologi pada sedikit spesies serangga seperti semut dan kecoa. Karena semua kaki serangga sangat mirip dan menghasilkan bahan yang sama, peneliti menyimpulkan bahwa teknologi ini bisa diterapkan pada serangga lain.
Tim peneliti sudah mendapat paten untuk teknologi itu dan sekarang ini mencari mitra komersial untuk bekerja dengan penemu untuk membuat teknologi tersedia kepada konsumen.
“Bahan kami tidak bisa rusak. Bisa bertahan sangat lama. Ini seperti cat di dinding anda,” kata Dirks.
Peneliti mengatakan produk mereka bisa dipakai di dinding, furniture, pipa ventilasi, tempat makanan, dan botol bayi.
Popular Posts
-
Kodok-Kodok Pintar Menyamar Ingat lagu anak-anak ini? "Ada kodok (rekotek, rekotek). Di pinggir kali (rekotek-rekotek). Mencari makan.....
-
Piramid atau piram i da adalah konstruksi bangunan yang sudah digunakan sejak lama oleh bangsa Mesir kuno maupun bangsa Maya, dig u nakan se...
-
Foto Hot: Masa Muda Yati Octavia Beredar Luas di Internet - Sejujurnya, meskipun usianya sudah tak muda lagi, sisa-sisa kecantikan di wajah...
-
Dalam dunia per-bra-an, ada dua cara mengukur berapa ukuran bra. Yaitu: 1. Ukuran lingkar badan: dengan pita pengukur, ukurlah bagian atas ...
-
Primbon Nogo Dino Menolak Pengaruh Hari Sial atau Hari Buruk Primbon Nogo dino dalam Primbon Indonesia dikenal sebagai Naga hari. Khusus ...
-
11 Film Bioskop Jadul Yang Bertemakan Mesum - Tahukah anda bahwa film-film jaman dulu sebagian besar berkonotasi yang mengarah kepada konte...
-
Artis Asia Mandarin yang Sempat Ngetop karena Main Film Dewasa xxx Beberapa dari anda mungkin tidak tahu ada artis mandarin yang sempat nge...
-
5 Artis Porno Paling Gemuk Di Dunia 5 Artis Porno Paling Gemuk Di Dunia - Artis porno rata-rata mempunyai tubuh ideal cenderung kurus. U...
-
Tengku Dewi Putri (Penyiar Soccer Fever) Tengku Dewi Putri adalah seorang model dan juga host sebuah acara disalah satu stasiun TV swasta. ...
-
Musisi Ahmad Dhani Prasetyo, melalui akun Twitter @ahmaddhaniprast menulis sebuah pernyataan kontroversial bahwa manusia pertama di muka ...
Wednesday, 13 April 2011
Loading....
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment
Note: only a member of this blog may post a comment.