Kita pernah menyaksikan bagaimana Aceh yang hancur akibat gelombang Tsunami raksasa pada minggu 26 desember 8 tahun silam, bom ini tidak jauh beda dengan apa yang terjadi di pesisir Aceh tersebut
Saat menggali data di dokumen militer tua untuk buku barunya, Secrets and Treasures. Ray Waru menemukan materi Rincian beberapa artefak sejarah yang tersedia di Arsip Nasional Selandia Baru di bagian Wellington.
"Itu benar-benar menakjubkan," kata Waru. "Gagasan awalnya adalah mengembangkan senjata pemusnah massal berupa efek serupa tsunami ... dan Selandia Baru tampaknya telah berhasil mengembangkan ke tingkat yang sangat mungkin untuk diaplikasikan."
Dijuluki dengan nama Project Seal, proyek ini merupakan upaya Amerika Serikat yang berkerjasam dengan Selandia Baru untuk mengembangkan sebuah perangkat yang bisa menyaingi kekuatan destruktif dari bom atom.
Menurut Telegraph, ada sekitar 3.700 bom diledakkan selama pengujian yang berlangsung yaitu sekitar tahun 1944 dan 1945 di daerah pantai Auckland dan New Caledonia.
Menurut Telegraph, ada sekitar 3.700 bom diledakkan selama pengujian yang berlangsung yaitu sekitar tahun 1944 dan 1945 di daerah pantai Auckland dan New Caledonia.
Penelitian menunjukkan serangkaian dari 10 ledakan di bawah laut bisa mampu menciptakan tsunami dengan tinggi 33 kaki atau lebih tepatnya 10 meter.
Ide bom tsunami itu sendiri berawal dari tahun1944, Neil Kirton, seorang mantan rekan Leech, "Dalam beberapa kondisi saya pikir itu bisa menghancurkan." ucap Neil Kirton.
"Mungkin jika bom atom tidak bekerja, mereka akan membuat tsunami akbar di Jepang," kata Waru pada The Telegraph.
Profesor Thomas Leech dari Auckland University disebut-sebut orang yang membantu melakukan percobaan ini.


0 comments:
Post a Comment
Note: only a member of this blog may post a comment.